Ihram dari Jedah

Wajib bagi semua jamaah haji yang bepergian melalui udara, laut atau darat untuk berihram dari tempat miqat yang mereka lewati melalui darat, atau menuju tempat miqat bagi mereka yang melewati perjalanan melalui udara atau laut. Karena Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda saat menjelaskan beberapa miqat.

Artinya : Tempat-tempat itu (miqat) untuk yang bertempat tinggal di sana dan bagi yang melewatinya, dari yang bukan penduduk, bagi yang ingin menunaikan haji dan umrah” [Muttafaqun A’laih]

Sedangkan Jeddah bukanlah miqat bagi orang yang datang lewat sana, melainkan miqat bagi penduduk Jeddah dan orang yang datang ke Jeddah yang tidak berniat haji atau umrah, maka mereka memiliki keinginan untuk haji atau umrah.

Mereka yang ingin menunaikan haji dan umrah harus memasuki ihram dari miqat yang dilalui atau menuju jalan tersebut. Jadi jika mereka pergi dari tempat yang lebih dari Miqat ke Mekah melalui Miqat dan Ihram, menurut mayoritas ulama, dia wajib membayar bendungan. Tidak ada keraguan bahwa Jeddah bukanlah miqat. Maka barang siapa yang menyelesaikan ihramnya pada saat dia sampai di Jeddah, maka dia telah melewati miqat menurut syariat. Karena itu, ia terbentur bendungan, yaitu seekor kambing, atau sepersepuluh unta, atau sepersepuluh ekor sapi, yang disembelih di tanah najis dan dibagikan kepada fakir miskin di tanah najis. Karena ada riwayat dari Ibnu Abbas Radhiallahu ‘anhu.

Jika seseorang tidak datang ke Mekkah untuk tujuan haji atau umrah tetapi karena alasan seperti mengunjungi kerabat atau orang sakit atau melakukan bisnis, kemudian dia ingin menunaikan haji, maka dia menarik diri dari tempatnya untuk ihram, baik di Mekkah atau sekitar Mekah. Namun, jika ingin menunaikan umrah, ia harus pergi ke negara yang tidak haram seperti tan’im, jir’anah atau lainnya. Karena Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan Aisyah ketika hendak berangkat ke Tan’im untuk umroh dan Abdurrahman, saudara Aisyah, memerintahkan untuk menemaninya ke tempat yang tidak haram, yaitu Tan’im. Wajib bagi orang yang ingin melakukan umroh. Adapun orang yang hendak menunaikan haji, maka talbiyah (ihram) dari tempatnya. Saat Anda ingin melaksanakan haji, Anda bisa menggunakan macam paket haji dengan Haji Plus

Related posts