Gempa Mentawai Didahului 2 Gempa Pembuka, 10 Susulan

Gempa Mentawai Didahului 2 Gempa Pembuka, 10 Susulan

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika atau BMKG telah mencatat 14 aktivitas gempa di Siberut, Mentawai, Sumatra Barat sejak Senin kemarin hingga Rabu pagi ini (30/8/2022).

Read More

Pelaksana Tugas Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono mengatakan dari 14 gempa itu, tiga di antaranya adalah gempa pembuka, satu guncangan gempa utama dan 10 lainnya adalah gempa susulan. Gempa Mentawai ini sendiri tak berpotensi tsunami.

“Sejak kemarin hingga pagi ini, total telah terjadi 14 kali aktivitas gempa di Siberut Sumbar,” kata Daryono.

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa yang guncangannya paling kuat adalah gempa utama dengan magnitudo 6,1 pada Senin pagi. Sebelum itu dua gempa dengan kekuatan masing-masing 5,2 dan 5,9 terjadi dan diyakini sebagai gempa pembuka.

Baca Juga:Gempa Akibatkan Ribuan Warga di Sumatera Barat Mengungsi

Dua gempa pembuka itu masing-masing terjadi pada pukul 00.04 WIB dan kemudian pada pukul 05.34 WIB. Gempa utama sendiri terjadi pada sekitar pukul 10.29 WIB.

Sementara 10 gempa susulan yang terjadi setelah gempa utama, masing-masing memiliki kekuatan atau magnitudo antara 3,2 sampai 4,5.

Dalam grafik yang disusun Daryono, terlihat bahwa tren guncangan gempa susulan di Mentawai seiring waktu semakin lemah. Terakhir adalah yang berkekuatan 3,2.

Sebelumnya Daryono mengungkapkan bahwa gempa Mentawai disebabkan aktivitas subduksi lempeng segmen Megathrust Mentawai-Siberut.

Episenter gempabumi terletak pada koordinat 0,99 derajat Lintang Selatan, 98,53 derajat Bujur Timur atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 12 Km arah Barat Laut Siberut Barat, Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat pada kedalaman 24 km.

Baca Juga:Warga yang Mengungsi Akibat Gempa Mentawai Mencapai 2.300 Orang

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa yang terjadi merupakan jenis gempa dangkal akibat adanya aktivitas subduksi lempeng segmen Megathrust Mentawai-Siberut. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault).

#Gempa #Mentawai #Didahului #Gempa #Pembuka #Susulan

Sumber : dexcon.suara.com

Related posts