Gegara Cuaca Ekstrem, Petani Garam di Karawang Terpaksa Beralih Profesi Demi Dapur Ngebul

Gegara Cuaca Ekstrem, Petani Garam di Karawang Terpaksa Beralih Profesi Demi Dapur Ngebul

PURWASUKA – Cuaca ekstrem yang melanda wilayah Kabupaten Karawang membuat petani garam beralih profesi. Bertambak ikan menjadi pilihan petani garam untuk mendulang uang selama cuaca ekstrem.

Read More

Sekretaris Dinas Perikanan Karawang, Abuh Bukhori mengatakan, cuaca ekstrem mempengaruhi produksi garam. Bahkan banyak, garam yang belum bisa diolah akibat cuaca yang tidak menentu.

Agar tetap bisa memperoleh pendapatan, para petani garam ini menyulap lahannya menjadi tambak garam.

Dijelaskan Abuh, proses produksi garam sangat dipengaruhi oleh cuaca. Pasalnya panas matahari dan angin yang bisa membentuk kristalisasi garam.

Baca Juga:Takluk dari Vietnam, Indonesia Kembali Perpanjang Rekor di AFF Cup

“Garam hanya bisa diproduksi saat musim kemarau, karena proses pembuatannya memanfaatkan air laut, panas matahari dan angin,” ucap Abuh pada Senin (9/1/2023).

Dengan demikian, kata dia, para petani garam tidak akan memproduksi dan tambak garam pun beralih fungsi sebagai tempat budidaya ikan.

“Ketika harga garam saat musim kemarau pun para petani tidak produksi, tambak garam dijadikan untuk budidaya ikan bandeng,” kata Abuh melansir dari Antara.

Ia menambahkan, pada tahun lalu produksi garam di Karawang mencapai 200 ribu ton. Jumlahnya akan meningkat pada saat harga pasar kian meningkat pula.

Menurut dia, hasil produksi saat ini masih dimanfaatkan untuk proses pemindangan ikan, dan hasilnya telah dikirim ke beberapa wilayah di Jawa Barat, selain itu pengiriman pun telah diperluas hingga ke Tangerang.

Baca Juga:Polisi Kejar Geng Motor Pekanbaru yang Kembali Resahkan Warga

“Pertama petani garam akan semangat ketika harga pasar bagus dan produksi tahun lalu di atas 200 ribu ton per tahun. Garam kita diserap untuk masyarakat lokal dan dijual ke beberapa kota di Jawa Barat dan Tangerang,” pungkasnya.


Loading…

#Gegara #Cuaca #Ekstrem #Petani #Garam #Karawang #Terpaksa #Beralih #Profesi #Demi #Dapur #Ngebul

Sumber : purwasuka.suara.com

Related posts